Namun memotret kembang api tidaklah semudah dibayangkan. Ingin menghasilkan foto kembang api yang dahsyat? berikut beberapa tips-nya:
Showing posts with label Design. Show all posts
Showing posts with label Design. Show all posts
Sunday, 5 August 2012
Tips Memotret Kembang Api
Setiap kali terjadi momen pergantian tahun atau hari perayaan lainnya,
kita mendapati penyelenggaraan pesta kembang api. Dan anda sebagai
penggemar fotografi pasti tidak akan melewatkan kesempatan memotret
kembang api. Foto kembang api yang indah bisa sangat membanggakan bagi
pemotretnya hingga bisa dipamerkan kepada siapapun.
Namun memotret kembang api tidaklah semudah dibayangkan. Ingin menghasilkan foto kembang api yang dahsyat? berikut beberapa tips-nya:
Namun memotret kembang api tidaklah semudah dibayangkan. Ingin menghasilkan foto kembang api yang dahsyat? berikut beberapa tips-nya:
Tips Singkat Fotografi
Gue yakin, kebanyakan remaja maupun orang dewasa akhir-akhir ini sangat tertarik dengan dunia perfotoan, alias fotografi. Banyak banget fotografer bermunculan, dari fotografer professional, fotografer amatir, fotografer musiman ataupun sekedar hobi. Gue sendiri termasuk fotografer hobi, dan masih termasuk newbie.
Terlepas dari semua itu, gue tetep ingin share ilmu fotografi kepada para bloggers meskipun sebagian info mengutip dari beberapa blog, tetapi gue harap ilmu fotografi ini tetep berguna buat para fotografer.
Berikut 20 tips singkat fotografi untuk menambah informasi dan kemampuan fotografi para readers, gue yakin beberapa sudah pernah dilakukan tetapi semoga beberapa lainnya merupakan informasi baru.
Berikut sedikit tips fotografi 'dasar' dari gue, semoga berguna bagi para readers blog ini.
Sumber: belajarfotografi.com
Friday, 3 August 2012
Tutorial Mendesain Background Twitter
Tahun ini Twitter sepertinya akan jadi ‘mainan’ yang up to date bagi kita.
Selain fungsinya untuk membangun jaringan pertemanan, Twitter juga sudah
menjadi sumber berita dan informasi terbaru. Jadi, sebagai desainer
grafis kita mempunyai satu media baru lagi yang bisa kita pakai untuk
mem-branding diri kita di dunia maya.
Saya yakin sebagian besar kita mempunyai akun Twitter, tapi berapa
banyak yang masih menggunakan desain background standar dari Twitter?
Kita harus bisa menampilkan citra kita sebagai desainer walaupun di
dunia maya. Dalam kasus Twitter ini, tentu background menjadi salah satu
cara yang efektif (selain tweets yang kita update).
Saturday, 28 July 2012
Membuat Efek Kertas Khusus Dengan Photoshop
Tutorial kali ini sangat sederhana, yaitu membuat kertas kusut yang tertempel di dinding dengan Photoshop. Tehnik yang digunakan dalam tutorial kali ini diharapkan memberi penjelasan tentang bagaimana caranya menciptakan efek dan tekstur yang realistis menggunakan efek-efek yang terdapat pada Filter Gallery. Tutorial ini ditujukan untuk pemula dan tingkat menengah, dan diharapkan dapat dieksplor lebih jauh sehingga menciptakan karya-karya lain yang luar biasa. Lets get started!
Step 1
Mulai dengan membuat dokumen baru dengan settingan seperti gambar dibawah ini.
Double-click layer 'Background' di layer palette, klik Ok pada jendela yang kemudian muncul. Langkah ini akan membuat layer 'Background' menjadi layer biasa. Jika sudah,kembali Double-click layer 'Background' untuk membuka Layer Styles. Pada jendela Layer Styles, check pada bagian Gradient Overlay dan Color Overlay. Atur settingan keduanya menjadi seperti yang terlihat pada gambar dibawah. Untuk bagian warna di Color Overlay, warna yang diberikan adalah #cbc18c.
Pilih layer 'Background' kemudian klik Filter > Texture > Texturizer di Menubar. Pada jendela yang kemudian muncul, pilih efek Craquelure. Biarkan settingan sebagai default, kemudian klik Ok. Jika langkah-langkah diatas telah dilalui, layer 'Background' akan terlihat seperti gambar dibawah.
Step 1
Mulai dengan membuat dokumen baru dengan settingan seperti gambar dibawah ini.
Step 2
Double-click layer 'Background' di layer palette, klik Ok pada jendela yang kemudian muncul. Langkah ini akan membuat layer 'Background' menjadi layer biasa. Jika sudah,kembali Double-click layer 'Background' untuk membuka Layer Styles. Pada jendela Layer Styles, check pada bagian Gradient Overlay dan Color Overlay. Atur settingan keduanya menjadi seperti yang terlihat pada gambar dibawah. Untuk bagian warna di Color Overlay, warna yang diberikan adalah #cbc18c.
Step 3
Pilih layer 'Background' kemudian klik Filter > Texture > Texturizer di Menubar. Pada jendela yang kemudian muncul, pilih efek Craquelure. Biarkan settingan sebagai default, kemudian klik Ok. Jika langkah-langkah diatas telah dilalui, layer 'Background' akan terlihat seperti gambar dibawah.
Friday, 27 July 2012
Membuat Efek Lomografi Di Photoshop (Tutorial)
LOMOGRAFI adalah sebuah bagian dari fotografi analog yang menggunakan kamera khusus yang disebut dengan kamera LOMO. LOMO sendiri merupakan singkatan dari Leningradskoye Optiko-Mechanichesckoye Obyedinenie. Lambat laun, Lomografi berkembang menjadi teknik fotografi yang mengabaikan aturan-aturan yang ada. teknik foto lomografi lebih menekankan kepada menghasilkan foto-foto unik terutama dalam hal warna (tone) yang dihasilkan.
Pada tutorial kali ini, kita akan mengaplikasikan efek lomo kepada sebuah foto dengan Adobe Photoshop. Efek ini cukup bermanfaat untuk menciptakan feel yang beda pada sebuah karya, terlepas apakah kamu seorang fotografer maupun desainer grafis.
Step 1
Buka foto yang ingin diberikan efek lomo di Photoshop. Tidak masalah juga jika ingin menggunakan foto sendiri atau foto kamu dengan pacar. :D
Karena gambar vespa langsung saya buka dengan photoshop, maka secara otomatis layer nya dinamakan dengan 'Background'
Step 2
Duplikasi layer 'Background', caranya pilih layer 'Background' di layer palette lalu tekan tombol Ctrl + J di keyboard. Bisa juga dengan menarik layer 'Background' ke ikon New Layer di layer palette. Ubah nama layer hasil duplikasi menjadi 'high pass'.
Jika sudah, pilih layer 'high pass', kemudian di Menu Bar pilih Filter > Other > High Pass. Berikan nilai 0,5 pada bagian radius lalu klik tombol Ok.
Pada tutorial kali ini, kita akan mengaplikasikan efek lomo kepada sebuah foto dengan Adobe Photoshop. Efek ini cukup bermanfaat untuk menciptakan feel yang beda pada sebuah karya, terlepas apakah kamu seorang fotografer maupun desainer grafis.
Step 1
Buka foto yang ingin diberikan efek lomo di Photoshop. Tidak masalah juga jika ingin menggunakan foto sendiri atau foto kamu dengan pacar. :D
Karena gambar vespa langsung saya buka dengan photoshop, maka secara otomatis layer nya dinamakan dengan 'Background'
Duplikasi layer 'Background', caranya pilih layer 'Background' di layer palette lalu tekan tombol Ctrl + J di keyboard. Bisa juga dengan menarik layer 'Background' ke ikon New Layer di layer palette. Ubah nama layer hasil duplikasi menjadi 'high pass'.
Jika sudah, pilih layer 'high pass', kemudian di Menu Bar pilih Filter > Other > High Pass. Berikan nilai 0,5 pada bagian radius lalu klik tombol Ok.
Step 3
Ubah blending mode dari layer 'high pass' menjadi Hard Light.
Wednesday, 25 July 2012
5 Tips Meningkatkan Skill Desain
Desain grafis
merupakan sebuah profesi yang sangat menantang, dinamis, dan (yang
paling penting) menyenangkan untuk dilakukan. Menjadi desainer grafis
tidak semudah yang dibayangkan. Project-nya variatif, butuh
mental, ketekunan, fokus, wawasan, bahkan kesabaran yang ekstra tinggi.
Bagi kamu yang ingin meningkatkan skill/kemampuan desain kamu di bidang
ini, ada beberapa tips yang diharapkan bermanfaat. Tips-tips ini
merupakan esensi lahirnya sebuah rancangan grafis yang fungsional dan
memiliki kedalaman.
1) Learn the Basic!
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas desain kamu adalah belajar prinsip-prinsip dasar dalam desain grafis. prinsip-prinsip tersebut adalah fondasi dasar. Jika fondasinya sudah benar, selebihnya akan mengalir dengan sendirinya. Diantara hal-hal dasar yang harus dipelajari adalah mengenal bentuk, tata letak, proporsi, keseimbangan (balance), kesatuan (unity), pengulangan (repetation), maupun teori-teori persepsi seperti gestalt, dll.
Prinsip-prinsip dasar tersebut merupakan hal ilmiah yang ditemukan melalui eksperimen orang-orang terdahulu. Pada desain grafis, prinsip dan pengetahuan dasar menyentuh aspek-aspek vital seperti fungsi dan estetika.
2) Berfokus kepada Tujuan
Karya grafis adalah rancangan yang mengedapankan fungsi/tujuan. Maka penting bagi desainer grafis untuk selalu mengedepankan tercapainya fungsi. Seringkali kebanyakan dari kita terlalu terfokus kepada nilai estetis atau keindahan sehingga lupa kepada fungsi. Sehingga tidak jarang sebuah output karya grafis penuh sesak oleh elemen-elemen yang dianggap bakal membuat karya menjadi lebih estetis/indah, pada saat yang sama elemen-elemen itu malah merusak fungsi utama karya grafis yaitu menyampaikan pesan dan informasi.
1) Learn the Basic!
Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas desain kamu adalah belajar prinsip-prinsip dasar dalam desain grafis. prinsip-prinsip tersebut adalah fondasi dasar. Jika fondasinya sudah benar, selebihnya akan mengalir dengan sendirinya. Diantara hal-hal dasar yang harus dipelajari adalah mengenal bentuk, tata letak, proporsi, keseimbangan (balance), kesatuan (unity), pengulangan (repetation), maupun teori-teori persepsi seperti gestalt, dll.
Prinsip-prinsip dasar tersebut merupakan hal ilmiah yang ditemukan melalui eksperimen orang-orang terdahulu. Pada desain grafis, prinsip dan pengetahuan dasar menyentuh aspek-aspek vital seperti fungsi dan estetika.
2) Berfokus kepada Tujuan
Karya grafis adalah rancangan yang mengedapankan fungsi/tujuan. Maka penting bagi desainer grafis untuk selalu mengedepankan tercapainya fungsi. Seringkali kebanyakan dari kita terlalu terfokus kepada nilai estetis atau keindahan sehingga lupa kepada fungsi. Sehingga tidak jarang sebuah output karya grafis penuh sesak oleh elemen-elemen yang dianggap bakal membuat karya menjadi lebih estetis/indah, pada saat yang sama elemen-elemen itu malah merusak fungsi utama karya grafis yaitu menyampaikan pesan dan informasi.
Jepretan Newbie
![]() |
| Ini gue ambil pas pagi-pagi gitu, bangun tidur spontan lari ke depan rumah, secara spontan langsung gue jepret pake kamera Hape, jadilah begini nih.. |
![]() |
Yang jelas, nih hewan kecil banget, makannya nge-fotonya kudu pake fokus & zoom yang besar banget. |
Thursday, 1 September 2011
:: 7 Langkah Persiapan Mendesain Website ::
Untuk mengimbangi kepopuleran bidang desain website pada tahun 2010 ini, maka ada baiknya saya menulis tentang persiapan apa saja yang perlu kita lakukan sebelum mendesain website.
Mungkin banyak teman-teman pembaca setia Jurus Grafis yang belum familiar dengan cara kerja mendesain website, karena terbiasa dengan desain cetak (seperti saya dulu).
Dalam desain website, kita sebagai desainer tidak diharuskan bisa mem-program desain yang telah kita buat. Tapi tentu saja akan lebih baik jika kita bisa sekaligus mem-program desain kita sendiri, tapi kalau di rasa mem-program sebuah website itu merupakan pekerjaan berat, lebih baik kita berfokus pada interface dan konsep desain terlebih dulu.
Yang patut kita tahu adalah cara berpikir programmer, agar desain yang kita buat masuk akal untuk di wujudkan dalam code. Misalnya, salah satu cara programmer bekerja adalah dengan membuat bagian background terlebih dulu, karena itu desain yang kita buat harus tertata rapih di dalam folder (Photoshop) yang spesifik.
Baiklah, mari kita mulai saja langkah persiapan mendesain website.
1. Tujuan / Goal Website
Mungkin banyak teman-teman pembaca setia Jurus Grafis yang belum familiar dengan cara kerja mendesain website, karena terbiasa dengan desain cetak (seperti saya dulu).
Dalam desain website, kita sebagai desainer tidak diharuskan bisa mem-program desain yang telah kita buat. Tapi tentu saja akan lebih baik jika kita bisa sekaligus mem-program desain kita sendiri, tapi kalau di rasa mem-program sebuah website itu merupakan pekerjaan berat, lebih baik kita berfokus pada interface dan konsep desain terlebih dulu.
Yang patut kita tahu adalah cara berpikir programmer, agar desain yang kita buat masuk akal untuk di wujudkan dalam code. Misalnya, salah satu cara programmer bekerja adalah dengan membuat bagian background terlebih dulu, karena itu desain yang kita buat harus tertata rapih di dalam folder (Photoshop) yang spesifik.
Baiklah, mari kita mulai saja langkah persiapan mendesain website.
1. Tujuan / Goal Website
Setiap desain harus mempunyai tujuan yang jelas dan goal apa yang ingin di raih melalui website tersebut. Jika itu website portfolio, tentukan tujuan nya, apakah untuk mendapatkan projek baru? Atau, melakukan personal branding atau untuk menjadi semacam katalog online hasil kerja kita? Dengan tujuan yang jelas maka kita akan dengan mudah menemukan konsep dan gaya desain yang pas. Hindari tujuan untuk ‘tampil keren’ di awal pemikiran, karena desain yang kita anggap keren itu mungkin hanya bertahan dalam waktu 1 bulan saja, sehingga dalam waktu singkat kita merasa harus mendesain kembali website kita. “Keren” itu hanya “kulit” nya, yang terpenting adalah fungsi dan tujuan website tersebut. |
2. Site Map
3. Sketsa / Wireframe
4. Resolusi 72 Dpi & Warna RGB
5. Lebar Konten 960px
6. Gunakan Grid System
7. Manajemen Layer & Folder di Photoshop
Kesimpulannya
7 langkah di atas adalah langkah awal supaya kita terbiasa mendesain dalam keadaan yang terorganisir (khususnya desain website). Karena kita tahu terkadang kita tidak bisa menyelesaikan suatu projek sendirian, dalam hal ini mungkin kita butuh teman programmer, jadi supaya code yang di hasilkan juga rapih, kita sebagai desainer juga harus memberikan “file mentah” yang rapih.
Sudah siap beralih menjadi web desainer? Atau mungkin ada langkah yang tertinggal?
Sitemap merupakan bagian yang sangat vital, karena akan menjadi gambaran alur informasi yang jelas mengenai website yang akan kita buat. Tentukan navigasi dan fitur yang di perlukan di tahap ini dan buang fitur yang tidak efektif. Kalau tujuan website sudah jelas, maka kita bisa berfokus pada tujuan itu dan tidak memasukkan fitur yang kurang penting, seperti chat box atau ruang iklan banner misalnya (sungguh aneh kalau di web portfolio ada banner iklan). |
Supaya tidak tersesat di kanvas kosong Photoshop, lebih baik kita merancang terlebih dulu di atas kertas. Langkah ini perlu untuk menghindari kerja dua kali di Photoshop. Bisa di bayangkan waktu yang terbuang ketika membuat background atau tombol terlihat bercahaya dan web 2.0 banget!, tapi ternyata letak dan ukurannya kurang tepat. Tahap ini sangat perlu, terlebih jika kita berurusan dengan website yang mempunyai alur informasi yang kompleks. Dengan sketsa kita dapat menciptakan berbagai kemungkinan layout dengan cepat. Dan kalau kita bekerja dengan klien, mereka lebih senang kalau kita memulai projek dan memperlihatkan hasil sketsa kita sebelum melangkah ke tahap finishing di Photoshop. Ini bisa menjadi jalan untuk melibatkan klien secara aktif di dalam projek tanpa membuat kita kesal (karena untuk merubah hanya perlu menghapus sketsa saja). |
72 Dpi adalah resolusi standar untuk tampilan di monitor (jangan pernah membuat desain website di resolusi 100 dpi sekalipun, karena ukuran asli nya akan menjadi besar juga). Dan gunakan warna RGB yang memang di khususkan untuk monitor. Well, langkah ini adalah langkah dasar yang tidak boleh di langgar, jadi jangan lupa teman |
Seheboh apapun desain yang kamu buat, jaga area konten (teks, foto dll) agar jangan melebihi lebar 960 Pixel. Ini karena standar monitor orang awam masih berkisar di resolusi 1024 x 768. Untuk bagian background image mungkin perlu untuk melebihi lebar 960 pixel ini dengan tujuan supaya background terlihat rapih dan tidak terpotong jika di buka di monitor yang lebar seperti 1360 x 768 pixel atau lebih. |
Grid bukanlah suatu pembatasan kreatifitas terhadap desain. Grid di ciptakan untuk mempermudah kita menjaga konsistensi layout dari halaman satu ke halaman yang lain. Selain itu gird juga membantu programmer yang akan menslicing desain kita di photoshop. Saya biasa menggunakan 960 Grid System, karena sudah merupakan standar di jaman sekarang ini. Jika kamu tidak mau menggunakan grid yang sudah ada, silakan gunakan grid kamu sendiri. Yang terpenting lebar area konten tidak boleh melebihi 960 pixel. |
Quote:
Biasakan untuk membuat folder di bagian-bagian penting sebuah website, misalnya, folder header, folder body, folder sidebar, folder footer. Sebenarnya nama folder nya bisa terserah kamu, yang penting di namakan dan masing-masing layer yang termasuk ke dalam satu bagian/section di satukan ke dalam satu folder. Jangan lupa juga untuk menamakan setiap layer, sehingga akan mudah jika kita ingin mengedit desain kita nanti dan tentu saja ini sangat menolong programmer yang bekerjasama dengan kita. |
7 langkah di atas adalah langkah awal supaya kita terbiasa mendesain dalam keadaan yang terorganisir (khususnya desain website). Karena kita tahu terkadang kita tidak bisa menyelesaikan suatu projek sendirian, dalam hal ini mungkin kita butuh teman programmer, jadi supaya code yang di hasilkan juga rapih, kita sebagai desainer juga harus memberikan “file mentah” yang rapih.
Sudah siap beralih menjadi web desainer? Atau mungkin ada langkah yang tertinggal?
Pengaruh Motivasi Belajar Pada Kesuksesan
| Untuk melihat dengan jelas, dimana pengaruh motivasi belajar dalam karir dan bisnis, akan saya gambarkan dalam 4 kasus dibawah ini. 1. Kasus pertama: tanpa ilmu dan tanpa tindakan. Jelas orang bodoh dan malas. Akan sukses? Jelas, jangan sampai seperti orang dengan kasus ini. Ini jelas salah. 2. Kasus kedua: punya ilmu tetapi tidak bertindak. Ilmu Anda akan percuma jika tidak bertindak. 3. Kasus ketiga: tanpa ilmu tapi mau bertindak. 4. Kasus ketiga: berilmu dan bertindak. Ini yang sempurna. Ilmu sebelum amal. Ini yang bagus, insya Allah akan sukses. |
Untuk kasus ketiga ini ada dua sub kasus. Yang pertama tanpa ilmu, meski pun dia mau bertindak, maka orang ini tidak akan berhasil, kecuali mendapatkan keberuntungan. Anda tidak akan pernah mencapai sebuah tempat jika arah dan cara Anda mencapai tempat tersebut salah. Namun akan berbeda jika Anda bertindak meski tanpa ilmu, kemudian belajar dan mengambil hikmah dari tindakan Anda, maka keberhasilan ada di tangan Anda. Jadi dalam kasus ketiga ini, meski dia tidak memiliki ilmu, tetapi masih memiliki motivasi belajar, dia memiliki peluang sukses yang besar.
Kasus keempat adalah kondisi sempurna, Anda bertindak berdasarkan ilmu, baik dari pengalaman diri sendiri maupun orang lain. Peluang suksesnya akan lebih besar. Dia akan bertindak ke arah yang tepat dan dengan cara yang tepat.
Yang tidak boleh adalah belajar saja tetapi tidak pernah mengaplikasikannya. Sebaliknya bertindak saja tanpa belajar juga tidak boleh, keduanya harus berjalan seiring, tidak mementingkan salah satu saja.
Yang tidak boleh adalah belajar saja tetapi tidak pernah mengaplikasikannya. Sebaliknya bertindak saja tanpa belajar juga tidak boleh, keduanya harus berjalan seiring, tidak mementingkan salah satu saja.
Apa yang diharapkan seorang atasan atau perusahaan terhadap karyawannya? Ya, seorang karyawan yang mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Termasuk, tugas-tugas yang sulit dan baru. Saat seorang karyawan mampu menjalankan tugasnya dengan baik, maka wajar jika atas akan menyukai karyawan ini. Bayangkan jika seorang karyawan yang tidak memiliki motivasi belajar, dia akan membuat jengkel atasannya karena segala tidak bisa.
Lebih jauh, pengaruh motivasi belajar dalam karir, akan menjadikan karir Anda lebih sukses. Anda akan selalu mengerjakan sesuatu lebih baik dibandingkan dengan karyawan yang tidak memiliki motivasi belajar. Kalaulah, semua karyawan di tempat kerja Anda memiliki motivasi belajar semua, apa jadinya jika Anda tidak memiliki motivasi belajar? Dijamin, Anda akan paling tertinggal dibandingkan dengan karyawan lainnya.
Jadi, tidak ada pilihan lain, Anda harus memiliki motivasi belajar sebab pengaruh motivasi belajar sangat jelas, karir Anda akan maju atau setidaknya Anda mampu bertahan.
Ingat: persaingan Anda bukan hanya karyawan satu perusahaan dengan Anda. Sekarang, setiap tahun, perguruan tinggi terus meluluskan ribuan angkatan kerja. Orang-orang baru, dengan pengetahuan dan wawasan terkini siap mengancam posisi Anda. Belum lagi, para ahli yang datang dari luar negeri pun bisa menggoyang posisi Anda. Masihkah malas belajar?
Lebih jauh, pengaruh motivasi belajar dalam karir, akan menjadikan karir Anda lebih sukses. Anda akan selalu mengerjakan sesuatu lebih baik dibandingkan dengan karyawan yang tidak memiliki motivasi belajar. Kalaulah, semua karyawan di tempat kerja Anda memiliki motivasi belajar semua, apa jadinya jika Anda tidak memiliki motivasi belajar? Dijamin, Anda akan paling tertinggal dibandingkan dengan karyawan lainnya.
Jadi, tidak ada pilihan lain, Anda harus memiliki motivasi belajar sebab pengaruh motivasi belajar sangat jelas, karir Anda akan maju atau setidaknya Anda mampu bertahan.
Ingat: persaingan Anda bukan hanya karyawan satu perusahaan dengan Anda. Sekarang, setiap tahun, perguruan tinggi terus meluluskan ribuan angkatan kerja. Orang-orang baru, dengan pengetahuan dan wawasan terkini siap mengancam posisi Anda. Belum lagi, para ahli yang datang dari luar negeri pun bisa menggoyang posisi Anda. Masihkah malas belajar?
Subscribe to:
Posts (Atom)













.jpg)